
Berikut adalah narasi berita mengenai kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) di SMP Negeri 3 Getasan, yang dikemas secara informatif, inspiratif, dan menonjolkan nilai kemanusiaan.
Siaga dan Berjiwa Sosial: Aksi Nyata Anggota PMR SMP Negeri 3 Getasan Tebar Kepedulian
GETASAN — Di balik sejuknya udara lereng pegunungan Getasan, detak kepedulian sosial berdenyut kuat di ruang kesehatan dan halaman SMP Negeri 3 Getasan. Setiap pekan, puluhan siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) tampak serius namun antusias mengikuti pelatihan pertolongan pertama dan aksi siaga kesehatan.
Ekstrakurikuler PMR menjadi salah satu wadah favorit bagi peserta didik untuk mengembangkan karakter peduli sesama, solidaritas, serta ketangguhan mental dalam menghadapi situasi darurat. Di bawah bimbingan pembina sekolah, para anggota PMR dibekali berbagai keterampilan esensial, mulai dari teknik dasar pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), penanganan luka ringan, simulasi evakuasi darurat, hingga pemahaman tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Melalui PMR, kami ingin menanamkan jiwa kemanusiaan sejak dini. Anak-anak tidak hanya diajarkan teori medis dasar, tetapi juga dilatih untuk memiliki kepekaan sosial, sigap membantu sesama, dan bertanggung jawab terhadap kesehatan lingkungan sekolah,” ungkap pembina ekstrakurikuler PMR SMP Negeri 3 Getasan.
Siaga di Setiap Kegiatan Sekolah
Peran aktif anggota PMR sangat dirasakan dalam berbagai agenda sekolah. Mulai dari upacara bendera hari senin, kegiatan olahraga, hingga acara besar sekolah seperti pentas seni atau kompetisi antarkelas, tim PMR selalu siap siaga di pos kesehatan dengan membawa kotak P3K lengkap, siap memberikan pertolongan pertama bagi rekan sejawat yang membutuhkan.
Selain keterampilan medis dasar, para anggota juga rutin mengadakan edukasi sebaya mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, pencegahan perundungan (bullying), serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai bagian dari aksi preventif kesehatan.
Salah seorang anggota PMR kelas VIII mengungkapkan kebanggaannya bisa bergabung dalam organisasi kemanusiaan ini.
“Ikut PMR itu seru dan banyak manfaatnya. Kami jadi tahu cara merawat teman yang sakit atau terluka, lebih disiplin, dan dilatih untuk tidak panik saat menghadapi situasi darurat,” tuturnya penuh antusias.
Menyongsong Generasi Muda yang Tangguh dan Berempati
Pihak manajemen sekolah memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap eksistensi PMR SMP Negeri 3 Getasan. Keberadaan ekstrakurikuler ini dinilai sangat selaras dengan visi sekolah dalam membentuk Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi bergotong royong dan berkebinekaan global.
Dari dataran tinggi Getasan, para relawan muda ini terus belajar menebar kebaikan dan siap menjadi garda terdepan dalam aksi-aksi kemanusiaan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat luas.